Tantangan Asuransi Umum di Era Pasar Bebas Asean

Profesionalisme dan integritas dinilai menjadi poin penting yang perlu ditingkatkan bagi sumber daya manusia di bidang asuransi.

Hal itu dinilai menjadi salah satu syarat penting bagi pekerja di bidang asuransi guna menghadapi persaingan di tingkat regional Asia Tenggara.

Presiden Direktur PT Asuransi Central Asia (ACA) Teddy Hailamsah mengakui sebenarnya dari sisi edukasi dan intelektual SDM asuransi Indonesia saat ini terbilang mumpuni. Menurutnya, pekerja Indonesia di sektor asuransi dapat bersaing dengan negara tetangga.

“Tetapi profesionalisme itu masih jauh dibandingkan pekerja asing. Integritas juga padahal menjadi hal penting agar bisa bersaing,” ungkapnya di sela-sela ‘Inaguration Ceremony’ pengangkatan program beasiswa magang, Selasa (13/3/2018).

Teddy menilai profesionalisme dan integritas tenaga kerja ini tidak diperoleh dari bangku kuliah. Poin penting tersebut dibangun sejak dini di setiap perusahaan asuransi.

Oleh karena itu, jelasnya, ACA secara konsisten menyelenggarakan Program Magang Beasiswa dalam 25 tahun terakhir dan professional insurance program (PIP) sejak tiga tahun lalu.

“ACA sangat mendukung program ini karena merupakan upaya untuk menciptakan generasi penerus yang akan membangun dan mengembangkan asuransi.”

Kepala Direktorat Human Capital and General Administration ACA Antonius Anton Lie mengatakan management SDM memang menjadi isu penting bagi industri asuransi umum.

Pasalnya, dia menilai industri asuransi nasional mesti menghadapi persaingan bebas, terutama di wilayah regional Asia Tenggara.

“Pemberdayaan human capital menjadi isu kritis di suatu organisasi. Program sejenis ini penting untuk dikembangkan asuransi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan melalui Program Magang Beasiswa ACA memberikan dukungan finansial kepada siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan praktik kerja di berbagai divisi di perusahaan asuransi.

Sementara itu, PIP dirancang khusus dengan konsep talent pool agar dapat mempersiapkan tenaga profesional sesuai kebutuhan industri asuransi.

“Hal ini penting agar peserta memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai dunia asuransi tidak hanya dari sisi akademis, namun juga secara praktis.”

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*