Semester I-2018, Hasil Underwriting Asuransi Umum Tumbuh 10%

Industri asuransi umum mencatatkan tren positif hingga paruh pertama tahun ini. Salah satunya dari sisi hasil underwriting yang meningkat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sampai Juni 2018 sektor industri ini mencatatkan hasil underwriting sebesar Rp 6,5 triliun. Sementara pada periode yang sama di 2017, hasil underwriting yang didapat pelaku usaha asuransi umum sebesar Rp 5,9 triliun.

Artinya secara tahunan, hasil underwriting sektor industri ini naik 10,1%.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe mengatakan, tren positif hasil undewriting ini sudah terlihat sejak awal tahun 2018. Diantaranya dengan langkah pelaku usaha untuk menggenjot bisnis dari lini usaha yang punya rasio klaim yang lebih baik.

“Pelaku usaha terlihat cenderung menjaga portofolionya akan makin sehat,” kata Dody beberapa waktu lalu.

Ditambah lagi secara umum bisnis asuransi kerugian di tahun ini terbilang lebih bergairah. Dus, pelaku usaha bisa lebih leluasa untuk memilah bisnis-bisnis yang dinilai punya risiko yang lebih terukur.

Meski memang hal ini juga berdampak pada loyonya perolehan premi di sejumlah lini bisnis tertentu. Misalnya dari lini usaha asuransi properti yang di tahun lalu memiliki rasio klaim cukup besar.

Namun di saat yang sama, kinerja dari sejumlah lini bisnis lain justru menunjukan pertumbuhan yang cukup menggembirakan.

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*