Sejumlah Pemain Asuransi Umum Catatkan Kinerja Positif per April 2019

Dua perusahaan asuransi umum menunjukkan kinerja cemerlang pada empat bulan pertama 2019. Mereka sukses mengumpulkan premi bruto lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Misalnya saja, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) meraih pendapatan premi bruto konsolidasi sebesar US$ 125,23 juta per April 2019. Jumlah ini meningkat 65% dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya yakni US$ 76,10 juta.

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan premi bruto berkat kontribusi dari produk asuransi dari induk perusahaan maupun anak usaha, seperti asuransi di sektor engineering, aviasi dan energi.

“Ke depan, kami yakin pendapatan perusahaan semakin baik karena pembaruan premi dari akun-akun besar biasanya baru masuk pada kuartal ketiga dan keempat,” jelas Indra beberapa waktu lalu.

Sementara dari sektor ritel, produk asuransi kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang menjadi produk terdepan juga mengalami pertumbuhan. Tercatat premi kendaraan bermotor roda dua hingga April 2019 naik 96% yoy dari US$ 1,53 juta menjadi US$ 3,01 juta dengan peningkatan hasil underwriting yang signifikan dari US$ 256 ribu menjadi US$ 1,45 juta.

“Selama ini, memang asuransi kendaraan bermotor masih merajai pangsa pasar bisnis asuransi umum karena penjualan kendaraan bermotor setiap tahunnya lebih tinggi dibanding penjualan mobil,” tambah Indra.

Hal serupa juga dialami PT Asuransi Wahana Tata (Aswata). Direktur Utama Aswata Christian Wanandi mengatakan, sampai April 2019, pertumbuhan premi perusahaan mencapai 9% secara year on year (yoy). Kenaikan premi tersebut berkat kontribusi beberapa produk asuransi.

“Adanya kenaikan dari asuransi properti tumbuh 5% dan asuransi alat berat 15%,” terangnya.

Untuk saat ini, produk asuransi pengangkutan (marine cargo) serta asuransi minyak dan gas masih berkontribusi besar terhadap total premi perseroan.

Kenaikan premi ini beriringan dengan capaian industri asuransi umum. Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai April 2019, industri raih premi bruto Rp 23,67 triliun, atau lebih tinggi dari periode yang sama di tahun lalu, yaitu Rp 19,36 triliun.

source: kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*