Risiko Sendiri Dalam Asuransi Kendaraan Bermotor

Risiko sendiri dalam Asuransi Kendaraan Bermotor adalah suatu jumlah tertentu yang menjadi tanggungan Tertanggung dalam setiap kerugian yang terjadi.

Misal Risiko sendiri Rp. 500.000,-
Nilai Kerugian :  Rp. 2.250.000,-
Maka Nilai Penggantian yang diberikan oleh Perusahaan Asuransi adalah sebesar Rp. 1,750.000,- (yaitu Rp. 2.250.000 – Rp. 500.000)

Tujuan pembebanan Risiko Sendiri (Own Risk)
Agar Tertanggung bersikap lebih berhati-hati atas objek pertanggungan tersebut.

Untuk menghindari kerugian yang kecil-kecil, dimana dalam pengurusan kerugian tersebut dapat lebih besar dari nilai kerugian yang terjadi.

Mengurangi pembebanan kontribusi premi yang harus dibayar oleh tertanggung.

Risiko sendiri tinggi, maka pembebanan premi rendah.

Risiko sendiri rendah, maka pembebanan premi tinggi.

Pembebanan Risiko sendiri :
– Hanya berlaku untuk kerugian atau kerusakan atas fisik kendaraan/Casco (Material Damage)
– Tidak berlaku bagi kerugian yang disebabkan oleh adanya Tuntutan menurut hukum terhadap pihak ketiga (TJH – III/TPL)

Pembebanan ini berlaku untuk setiap kejadian/any one accident (a.o.a.).

 

sumber: akademi asuransi

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*