Premi Reasuransi Bisa Tumbuh Dua Digit

Tren pertumbuhan industri reasuransi sepanjang 2018 masih akan mentereng. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memperkirakan premi reasuransi akan tumbuh 10% tahun ini.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir Maret 2018, industri reasuransi mencatatkan premi bruto Rp 3,7 triliun, naik 25% dari periode yang sama tahun lalu. Direktur Eksekutif AAUI Dody A S Dalimunthe memperkirakan, pertumbuhan premi akan berdasarkan asumsi ekonomi.

Menurut Dody, banyaknya produk-produk asuransi baru membuka peluang bagi perusahaan reasuransi. Apalagi pemerintah membuka penetrasi asuransi seperti asuransi petambak udang dan ikan. “Ada pula asuransi pengangkutan ekspor komoditas minyak sawit, batubara dan impor beras oleh Kementerian Perdagangan,” tambah dia. Selain itu, ada asuransi barang milik negara oleh Kementerian Keuangan.

Pertumbuhan premi juga dirasakan oleh PT Reasuransi Maipark Indonesia. Hingga kuartal I tahun ini, perusahaan ini telah membukukan pendapatan premi Rp 39,56 miliar naik 79,52% secara year on year (yoy). Premi bruto Maipark juga naik 65,48% secara tahunan menjadi
Rp 28,58 miliar.

Hingga akhir tahun ini, Direktur Utama Maipark Indonesia Yasril Y. Rasyid menargetkan, premi tumbuh 20% hingga akhir tahun ini dari tahun lalu Rp 301 miliar. Ini artinya tahun ini, potensi premi yang dikantongi Maipark mencapai Rp 361,2 miliar.

Kinerja yang apik juga dibukukan oleh PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re). Perusahaan ini mengaku telah mengumpulkan premi sekitar Rp 2 triliun di sepanjang Januari – April 2018. “Naik dari tahun lalu, kalau naiknya berapa persen, saya tidak hapal angkanya,” kata Direktur PT Reasuransi Indonesia Adi Pramana kepada KONTAN, Minggu (20/5).

Hingga akhir tahun ini, Indonesia Re pun berharap premi akan naik dua digit. Sebagai pembanding, tahun lalu, premi perusahaan ini naik 15% menjadi Rp 6 triliun.

PT Maskapai Reasuransi Indonesia (Marein) pun yakin premi di akhir tahun ini bisa tumbuh 27,7% menjadi Rp 2,3 triliun. Direktur Marein Yanto Wibisono mengatakan, target ini telah diimbangi dengan strategi perusahaan ini meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kuartal I-2018, premi Marein naik 12% menjadi Rp 385 miliar.

sumber: kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*