Potensi Perusahaan Galangan Kapal Swasta Makin Mumpuni

Potensi perusahaan galangan kapal milik swasta dikatakan makin mumpuni. Termasuk, untuk ikut ambil bagian dalam membangun dan memperkuat pendukung jajaran alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Indonesia. Dalam catatan Siswanto Rudi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) pada laman namarin.org hari ini, terdapat informasi bahwa sedikitnya ada 200 perusahaan galangan kapal di Indonesia. “Yang baru terlibat di industri alutsista masih di bawah 10 persen. Padahal kemampuan mereka makin mumpuni,” tuturnya.

Siswanto lebih lanjut menyebutkan bahwa perusahaan galangan kapal nasional antara lain Caputra Mitra Sejati, Palindo Marine, Daya Radar Utama (DRU), dan Tesco berhasil membangun kapal milik Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Jumlah perusahaan yang membangun masih sedikit,” ucapnya.

Lebih lanjut, Siswanto memberi contoh soal Kapal Angkut Tank (LST) KRI Teluk Bintuni. Kapal bernomor lambung ini 520 ini ikut serta dalam parade HUT Ke-72 TNI di Cilegon, Provinsi Banten pada 5 Oktober 2017.
Kapal berbobot 2.300 ton dan panjang 120 meter tersebut dibangun dengan menggunakan tenaga kerja lokal serta menggunakan banyak komponen-komponen produksi perusahaan dalam negeri. Adalah DRU yang membangun kapal ini.

Siswanto menyebutkan bahwa komponen crane tank turnable adalah buatan PT. Pindad (Persero). Menurut laman indomiliter.com, piranti keras ini disematkan pada bagian haluan. Labelnya bernama Pinmarine. Crane ini dirancang untuk mengangkat beban sampai 15 ton dengan panjang 15 meter.

Komponen lainnya yakni AC dan MSB/BCC dibuat oleh PT Teknik Tadakara Sumberkarya di Surabaya. Lantas Kemudian AC dan MSB/BCC yang merupakan buatan produk , plat kapal dibikin oleh PT Krakatau Steel (Persero), brecket buatan Barata, kabel buatan PT Kabelindo, dan pintu serta jendela diproduksi Sahabat Tegal.

Dengan catatan ini, imbuh Siswanto, ada pesan bahwa pemerintah bisa melibatkan lebih banyak peran swasta untuk membangun pendukung alutsista dimaksud.

sumber: Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*