POLIS KONTRAKTOR ALL RISK

Sebuah polis Kontraktor All Risk diterbitkan untuk menjamin proyek pembangunan sebuah gedung pasar untuk menggantikan sebuah gedung pasar yang telah tua. Proyek ini terletak diatas lahan pasar lama yang akan dibongkar dan selama masa pembangunan para pedagang ditampung pada sebuah bangunan penampungan sementara yang terletak di samping gedung pasar baru yang akan dibangun itu. Lahan tempat penampungan sementara ini, kelak akan dijadikan area perparkiran bagi pasar yang baru.

Jumlah harga pertanggungan yang adalah sama besarnya dengan Harga Kontrak ialah Rp 1.8 miliar dan di dalam harga kontrak ini termasuk biaya untuk membangun tempat penampungan sementara bagi para pedagang. Nilainya sekitar Rp 200 juta. Jangka waktu pertanggungan ini adalah 12 bulan.

Duabelas bulan ternyata bukan waktu yang cukup untuk menyelesaikan proyek tersebut, sehingga polis harus diperpanjang selama 3 bulan lagi. Sementara itu bangunan penampungan sementara telah digunakan oleh para pedagang untuk berjualan sejak dua bulan setelah pertanggungan dimulai.

Di dalam masa perpanjangan polis, terjadi kebakaran yang menghabiskan seluruh bangunan tempat penampungan sementara. Tertanggung mengajukan klaim ganti kerugian untuk bangunan penampungan sementara itu, tetapi Penanggung menolaknya.

Alasan penolakan Penanggung ialah ketentuan polis yang menyatakan bahwa “bagian dari pekerjaan yang telah diserah-terimakan atau telah digunakan tidak lagi dijamin oleh polis”.

Tertanggung tidak dapat menerimanya. Bukankah polis telah diperpanjang dengan jumlah harga pertanggungan yang sama, tanpa mengurangi harga pertanggungan untuk bangunan penampungan sementara dan oleh karenanya premi yang telah dibayar itu termasuk premi untuk bangunan penampungan sementara tersebut?. Untuk apa premi yang telah dibayar tersebut? Jika premi telah dibayar, maka ganti rugi akibat peristiwa yang dijamin polis harus dipenuhi, bukan? Mengapa Penanggung tidak menyatakan pada waktu perpanjangan polis bahwa bangunan penampungan sementara yang telah digunakan sebagai pasar tersebut tidak dijamin polis lagi? Penanggung tidak fair, tidak berterus terang.Penanggung dapat memahami pendapat Tertanggung, tetapi tetap menolak dengan alasan yang sama.

Dapatkah Penanggung menolak klaim ini?

Polis telah diperpanjang tanpa ada perubahan syarat dan ketentuannya dan ini berarti bahwa polis yang diperpanjang itu tidak lagi menjamin bangunan penampungan sementara yang telah digunakan sebagai pasar. Menurut ketentuan polis, jaminan asuransi atas bangunan penampungan sementara itu telah berakhir dengan sendirinya pada saat bangunan tersebut digunakan sebagai pasar (taken into service). Pembayaran premi (yang berlebih itu) tidak dengan sendirinya berarti bahwa bangunan penampungan sementara yang telah digunakan sebagai pasar itu akan dijamin polis lagi. Pembayaran premi (yang berlebih itu) tidak akan mempunyai arti dan manfaat apapun karena syarat dan kondisi polis tidak diubah. Pembayaran premi (yang berlebih itu) baru berarti, apabila pada saat polis diperpanjang, Penanggung dengan tegas menyatakan bahwa walaupun bangunan penampungan sementara telah digunakan sebagai pasar, tetapi polis tetap menjaminnya.

Mengapa pada saat polis diperpanjang, Penanggung tidak memberitahukan kepada Tertanggung bahwa bangunan penampungan sementara yang telah digunakan sebagai pasar itu tidak dijamin lagi oleh polis? Haruskah Penanggung memberitahukan hal ini kepada Tertanggung? Keadaan bahwa bangunan penampungan sementara yang telah digunakan itu tidak dijamin lagi oleh polis adalah suatu kondisi polis yang telah berlaku, bukan sesuatu yang baru dan oleh karenanya tidak perlu diungkapkan lagi. Perpanjangan polis apa adanya tanpa perubahan tidak mewajibkan Penanggung memberitahukan keadaan itu.

Akan tetapi, Tertanggung telah membayar premi lebih untuk sesuatu yang sia-sia. Betul, dan oleh sebab itu premi yang lebih itu harus dikembalikan kepada Tertanggung.

sumber: bmai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*