Penjualan Asuransi Kendaraan Bermotor Tumbuh Dobel Digit Dibanding Bulan Biasa

Momentum bulan Ramadan mendatangkan berkah bagi perusahaan asuransi umum di Indonesia. Biasanya penjualan asuransi kendaraan meningkat saat Ramadan hingga menjelang lebaran. Hal ini seiring dengan penjualan kendaraan bermotor yang juga ikut menggeliat pada momentum tersebut.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan, permintaan asuransi kendaraan dan asuransi kecelakaan diri untuk periode jangka pendek biasanya banyak terjadi menjelang lebaran. Lonjakan terjadi terutama untuk perjalanan mudik.

“Sayangnya AAUI tidak punya data per kasus, mana premi yang melonjak karena kasus lebaran dan premi reguler. Namun bisa dicek ke perusahaan-perusahaan asuransi yang banyak menerbitkan polis asuransi kendaraan periode pendek sekitar lebaran,” ujar Dody kepada Kontan.co.id beberapa waktu lalu.

PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) mengaku lini bisnis kendaraan bermotor turut terungkit jelang lebaran. Hal ini guna antisipasi perlindungan risiko kecelakaan.

Head of Product Development Adira Insurance, Tanny Megah Lestari mengatakan, dilihat dari data tahunan, penjualan asuransi kendaraan bermotor meningkat sekitar 20% hingga 25% jika dibandingkan bulan biasa.

“Namun penjualan lebih dikarenakan customer pergi berlibur dan pembelian dilakukan dua sampai tiga bulan sebelum masa liburan,” ujar Tanny kepada Kontan.co.id, Selasa (7/5).

Lanjut Ia, lini bisnis kendaraan bermotor masih tumbuh pada kuartal pertama 2019. Adapun lini bisnis asuransi kendaraan bermotor memberikan kontribusi sebesar 65% dari total pendapatan premi Adira Insurance.

Tanny masih optimis sepanjang 2019 ini, pendapatan premi dari segmen kendaraan bermotor tumbuh dua digit dibandingkan pencapaian 2018 lalu.

Tanny menyebut pertumbuhan pendapatan premi hingga kuartal pertama tumbuh 15% year on year (yoy). Adapun target perolehan premi di tiga bulan pertama mencapai 101% dari target kuartal pertama.

Sepanjang 2019 ini, Adira Insurance menargetkan pertumbuhan premi hingga 17% yoy. Sedangkan khusus kendaraan bermotor ditargetkan meningkat 10% dari pencapaian tahun lalu.

PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) juga mengaku ada lonjakan pada lini bisnis kendaraan bermotor jelang lebaran. Presiden Direktur Aswata Christian Wanandi mengatakan adanya lonjakan 15% dari bulan biasa.

“Kita tidak ada target untuk premi kendaraan bermotor jelang lebaran, tapi biasanya ada kenaikan 15% dari bulan biasa. Tapi setelah itu kembali turun lagi,” ujar Christian kepada Kontan.co.id.

Selain lini kendaraan bermotor, Christian bilang Aswata tengah membidik asuransi perjalanan mudik dalam memanfaatkan momentum Ramadan. Ia berharap lini bisnis perjalanan mampu memberi kontribusi 5% dari total jumlah pendapatan premi sepanjang 2019.

Asuransi Aswata sendiri menargetkan dapat meningkatkan perolehan premi sebesar 15% dari pencapaian 2018 lalu. Kendati mulai mendorong bisnis asuransi perjalanan, Christian mengaku tahun ini premi yang akan mendominasi kinerja perusahaan masih akan berasal dari properti dan kendaraan bermotor.

sumber: kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*