Pendapatan Premi Asuransi, Properti dan Kendaraan Bermotor Jadi Tumpuan

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia berharap pendapatan premi asuransi umum dapat tumbuh positif pada 2018 dan lebih baik dibandingkan dengan 2017.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menyampaikan berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, pertumbuhan premi pada tahun lalu sebesar 3,14%, sedangkan pertumbuhan kuartal IV 2016 sebesar 5,06%.

Pertumbuhan yang lebih rendah ini lebih banyak disebabkan perlambatan kinerja lini usaha utama pada paruh pertama tahun lalu akibat adanya stagnasi ekonomi, penurunan daya beli masyarakat yang menyebabkan melambatnya kinerja di sektor properti maupun kendaraan bermotor. Pada paruh kedua, kinerja dua sektor utama tersebut mengalami rebound, tetapi belum bisa mengangkat pertumbuhan premi ke level yang lebih tinggi.

Meski demikian, Dody optimistis premi asuransi umum akan tumbuh optimis pada tahun ini dan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Proyeksi ini melihat optimisme pemerintah terkait perekonomian dengan menetapkan target pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

Selain itu, fokus pemerintah pada pengembangan infrastruktur masih akan berlanjut dan diprediksi akan menunjukkan dampak positif pada industri asuransi. Sejumlah kebijakan pemerintah seperti penambahan tol laut, pemberlakuan Permendag Nomor 82/2017, turut mendukung kinerja industri asuransi umum.

“Jika asumi tersebut terpenuhi, maka premi asuransi umum akan tumbuh positif di 2018,” kata Dody.

Dia berharap sektor properti dan kendaraan bermotor dapat menunjukkan performa yang kuat tahun ini. Sebab, perbaikan kinerja dua lini usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap premi asuransi umum, akan dapat mendorong perbaikan pada kinerja industri asuransi umum secara keseluruhan.

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*