Kuartal I/2018, Sejumlah Lini Bisnis Asuransi Umum Catatkan Pertumbuhan

Sejumlah lini bisnis mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I/2018, diantaranya lini bisnis tanggung gugat, rekayasa, pengangkutan, dan asuransi kredit.

Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Trinita Situmeang mengatakan, asuransi rekayasa mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I/2018 sebesar 36,7% menjadi Rp656 miliar. Pertumbuhan ini sejalan dengan ekspansi proyek infrastruktur pemerintah selama beberapa tahun terakhir yang tercermin pada peningkatan belanja infrastruktur dari tahun ke tahun.

Dari sektor swasta, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat bahwa kuartal I/2018, proyek konstruksi menjadi sektor usaha penyokong terbesar realisasi investasi penanaman modal dalam negeri dengan nilai mencapai Rp13 triliun. Sementara itu, realisasi investasi terbesar dari penanaman modal asing adalah dari sektor proyek perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar US$1,9 miliar.

“Peningkatan aktivitas proyek-proyek rekayasa dari sisi swasta ini juga mendukung peningkatan premi bruto di lini bisnis engineering di triwulan I/2018,” katanya.

Adapun, pertumbuhan positif lini bisnis pengangkutan sebesar 13,5% menjadi Rp1,17 triliun sejalan dengan peningkatan aktivitas perekonomian yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tumbuh 5,06% serta kenaikan volume pengangkutan barang selama kuartal I/.2018 sbesar 19,97 juta ton atau tumbuh 12,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, asuransi kredit mengalami pertumbuhan positif sebesar 34,5% menjadi Rp1,46 triliun pada kuartal I/2018. Dia mengatakan, beberapa hal yang mendukung pertumbuhan di antaranya komitmen pemerintah dalam penyaluran kredit usaha rakyat dan penyaluran kredit perbankan.

Dia mengatakan, penyaluran KUR hingga kuartal I/2018 sudah mencapai Rp32,3 triliun atau 27,6% dari target. Selain meningkatkan target penyaluran, pemerinhtah juga menurunkan suku bunga KUR di 2018 dari yang semula 9% menjadi 7%. Pada kuartal I/2018 penyaluran kredit perbankan mengalami kenaikan sebesar 8,5%. Peningkatan penyaluran kredit cenderung menyebabkan peningkatan premi asuransi kredit.

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*