Kuartal I/2018, Asuransi Umum Rayakan Pertumbuhan

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia berharap pertumbuhan 2018 dapat lebih baik dari tahun lalu seiring dengan pendapatan premi pada kuartal I tahun ini bertumbuh 11,20%.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menyampaikan, premi bruto pada kuartal I/2018 menurut data OJK sebesar 11,20%. Hal ini merupakan perkembangan yang menggembirakan bagi industri asuransi umum.

Data statistik asuransi umum OJK per Maret 2018 menunjukkan, jumlah premi bruto tercatat sebesar Rp14,40 triliun. Angka ini bertumbuh 11,20% dibandingkan dengan jumlah premi bruto pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 12,95 triliun.

Jumlah premi bruto pada kuartal I/2018 yang bertumbuh sebesar 11,20% menjadi permulaan yang positif. Sebab, jumlah premi bruto pada kuartal I/2017 mencatatkan -0,68%.

“Hal ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi industri asuransi umum Indonesia,” katanya sebagaimana dikutip Bisnis.com, Kamis (10/5/2018).

Guna melihat katalis pertumbuhan tersebut, kata dia, dapat mengacu pada dua lini bisnis asuransi umum terbesar yakni properti dan kendaraan bermotor. Dia menjelaskan, penjualan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat tercatat bertumbuh.

Penjualan roda dua pada kuartal I/2018 sebesar 1,46 juta unit atau bertumbuh 4,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,40 juta unit. Sedangkan penjualan kendaraan roda empat pada kuartal I/2018 sebanyak 291.912 unit atau bertumbuh 2,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 283.819 unit.

Di samping itu, imbuhnya, beberapa developer mengalami pertumbuhan penjualan properti dalam ratusan persen. Menurutnya, kedua fenomena di atas dapat diatributkan pada peningkatan daya beli masyarakat yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu karena pertumbuhan ekonomi yang positif dan stabil, inflasi yang terjaga dan terkendali, serta adanya persiapan memasuki lebaran 2018.

Dia berharap jumlah pendapatan premi tahun ini dapat lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. “Harapan kami 2018 akan lebih baik dari 2017. Pertumbuhan premi di kuartal I, kami masih lihat dulu setelah data terkumpul,” katanya.

Pendapatan premi PT Asuransi Cakrawala Proteksi tercatat bertumbuh 9,56% pada kuartal I/2018 menjadi Rp493 miliar. Wakil Direktur Utama Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro menyampaikan, asuransi kebakaran memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan premi yakni sebesar 55%, diikuti asuransi kendaraan bermotor sebesar 38%.

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*