Klaim Asuransi Kebakaran Pasar Atas Bukittinggi Capai Rp17,5 Miliar

Konsorsium Asuransi Risiko Khusus (KARK) mencatat angka sementara nilai klaim pertanggungan senilai Rp17,5 miliar pada peristiwa kebakaran Pasar Atas Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Mas Agus Sapardi, Manager KARK, menjelaskan pihaknya mendapatkan akumulasi polis asuransi kebakaran dari 11 anggota KARK. Terdata sebanyak 108 polis asuransi kebakaran yang dimiliki oleh korban dalam peristiwa tersebut.

“Jumlah pertanggungan Rp17,5 miliar,” ungkapnya kepada Bisnis, Rabu (1/11/2017).

Agus menjelaskan, nilai pertanggungan tersebut dikenakan kepada stok barang dagangan. Terkait estimasi kerugian, jelasnya, saat ini perusahaan asuransi masih menunggu laporan dari pihak tertanggung.

Menurut dia, nilai klaim pertanggungan itu pun berpotensi meningkat. “Kami menunggu laporan lanjutan dari anggota [KARK], yang tercatat memang 108 polis,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya 800 kios pedagang di pusat pertokoan Pasar Atas Kota Bukittinggi, Sumbar, ludes terbakar, Senin (30/10/2017) dini hari dan menyebabkan aktivitas jual beli di salah satu pasar terbesar di Sumbar itu lumpuh total.

Agus mengakui jumlah tertanggung asuransi dalam peristiwa kebakaran ini terbilang minim dibandingkan jumlah keseluruhan kios yang ada di pasar tersebut. Kendati begitu, sebut dia, tidak tertutup kemungkinan para pedagang membeli polis asuransi kebakaran dari perusahaan asuransi yang tidak menjadi anggota KARK.

“Mungkin para pedagang ada asuransinya yang terkait dengan kredit bank. Kalau yang di luar KARK kami tidak dapat mendeteksi,” jelasnya.

Agus mengatakan hingga saat ini anggota KARK sebanyak 63 perusahaan asuransi. Seluruh perusahaan asuransi umum itu pun masih berkomitmen untuk melindungi pertanggungan risiko pasar.

“Jumlah pasar yang sudah kami register saat ini ada 5.000 pasar di seluruh Indonesia,” katanya.

sumber: Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*