Industri Asuransi Umum Tahun Ini Bakal Membaik

Kendati tahun lalu pertumbuhan asuransi umum lesu, industri asuransi umum memprediksi bakal kembali bangkit seiring terus tumbuhnya perekonomian di Tanah Air.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Dody A.S Dalimunthe mengatakan pertumbuhan industri asuransi umum tahun ini bakal terstimulasi dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi pemerintah dan proyek infrastruktur

“Untuk angka pastinya kami masih menghitung ulang setelah melihat data per lini bisnis 2017, yang masih belum terkumpul semua. Namun, kami melihat hal-hal positif yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada 2018,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (1/2/2018).

Berdasarkan ikhtisar data keuangan industri asuransi umum yang dirilis OJK per Desember 2017, pendapatan premi industri asuransi umum mencapai Rp66,01 triliun atau naik sekitar 3,14% dibanding pada 2016 yang mencapai Rp60,55 triliun.

“Pertumbuhan [3,14%] itu termasuk rendah. Trennya sekarang memang lagi turun,” tuturnya.

Adapun pendapatan yang diperoleh hasil investasi mencapai Rp4,4 triliun pada 2017 atau tumbuh 8,18% yakni senilai Rp4,4 triliun pada 2016.

Di samping itu, dari total investasi yang dikucurkan industri asuransi umum yang sebesar Rp66,01 triliun, penempatan investasi terbesar berada pada instrumen deposito berjangka senilai Rp22,59 triliun.

Dody mencatat, terjadi penurunan hasil investasi hingga minus 9% sementara pada 2016 terjadi stagnasi di angka 0,4%. “Maka pertumbuhan hingga 8% itu saya rasa sudah bagus sekali,” ujarnya.

Selama 2017, lanjutnya, suku bunga deposito menurun. Sedangkan instrumen investasi deposito punya proporsi kira-kira 35% dari total investasi.

“Artinya, faktornya bukan suku bunga, tetapi perusahaan asuransi umum bisa jadi lebih baik dalam menanamkan dana investasinya,” kata Dody.

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*