Petugas memeriksa alat berat merek Volvo milik PT Intraco Penta (INTA) di Jakarta, Jumat (5/6). Strategi INTA untuk mengalihkan fokus penjualan alat berat ke sektor usaha non tambang, melakukan penghematan dan diversifikasi sumber pendapatan mampu mendongkrak laba usaha pada kuartal I 2015 sebesar 90,86% dari Rp 16,1 miliar menjadi Rp 30,7 miliar. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/05/06/2015

Cek Contoh Cara Perhitungan Klaim Alat Berat

Dalam hal terjadi kerugian atau kerusakan, jika Harga Pertanggungan kurang dari jumlah yang disyaratkan, maka ganti rugi yang diberikan oleh Penanggung akan dihitung berdasarkan proporsi antara Harga Pertanggungan dengan jumlah yang disyaratkan (New Replacement Value), yaitu sama dengan biaya perolehan dalam hal ini berarti termasuk biaya pengiriman, bea masuk dan biaya pemasangan atas unit baru dengan merek, jenis, kapasitas dan model yang sama. Jika yang dipertanggungkan terdiri lebih dari satu unit, ketentuan ini berlaku untuk masing-masing unit.

Contoh Perhitungan Klaim
Kasus 1
Harga Pertanggungan (SI) : USD 200,000.-
Klaim kerugian parsial sebesar USD 100,000.-
Seandainya New Replacement Value (NRV) pada saat kejadian adalah USD 250,000.- maka pemberian ganti rugi adalah sebagai berikut:

Ganti Rugi = SI/NRV x Klaim
= USD 200,000.- / USD 250,000.- x USD 100,000.-
= USD 80,000.- (dikurangi deductible dan salvage jika ada)

Kasus 2
Harga Pertanggungan (SI) : USD 250,000.-
Klaim kerugian parsial sebesar USD 100,000.-
Seandainya New Replacement Value (NRV) pada saat kejadian adalah USD 250,000.- maka pemberian ganti rugi diberikan penuh sebesar USD 100,000.- (dikurangi deductible dan salvage jika ada) sebagai berikut:

Ganti Rugi = SI/NRV x Klaim
= USD 250,000.- / USD 250,000.- x USD 100,000.-
= USD 100,000.- (dikurangi deductible dan salvage jika ada)

Kasus 3
Harga Pertanggungan (SI) : USD 250,000.-
New Replacement Value (NRV) : USD 250,000.-
Klaim kerugian Total Loss sebesar USD 220,000.-
Seandainya Actual Value pada saat kejadian adalah USD 200,000.- maka pemberian ganti rugi adalah sebagai berikut:

 

Ganti Rugi = SI/NRV x Klaim
= USD 250,000.- / USD 250,000.- x USD 200,000.-
= USD 200,000.- (dikurangi deductible dan salvage jika ada)

Penggantian maksimum untuk klaim Total Loss adalah Actual Value.
Penggantian dapat dilakukan penuh sesuai Actual Value karena tidak adanya faktor under-insurance.

Kasus 4
Harga Pertanggungan (SI) : USD 225,000.-
New Replacement Value (NRV) : USD 250,000.-
Klaim kerugian Total Loss sebesar USD 220,000.-
Seandainya Actual Value pada saat kejadian adalah USD 200,000.- maka pemberian ganti rugi adalah sebagai berikut:

Ganti Rugi = SI/NRV x Klaim
= USD 225,000.- / USD 250,000.- x USD 200,000.-
= USD 180,000.- (dikurangi deductible dan salvage jika ada)

Penggantian maksimum untuk klaim Total Loss adalah Actual Value.
Penggantian tidak penuh sesuai Actual Value karena adanya faktor under-insurance.

 

sumber: cekasuransi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*