Ada Pelonggaran LTV, Asuransi Properti Diramal Tumbuh 5%

Perolehan premi dari asuransi properti diramal masih tumbuh positif namun dengan pertumbuhan satu digit atau di kisaran 5% sampai akhir kuartal III 2018 ini.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan, pertumbuhan ini terbilang lebih baik dibanding tahun 2017 lalu. Sekedar informasi, sampai akhir Desember tahun lalu premi asuransi properti susut 5% menjadi Rp 18,29 triliun.

“Pertumbuhan ekonomi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perumahan maupun permintaan bangunan komersial,” kata Dody kepada Kontan.co.id, Jumat (21/9).

Hal ini juga turut ditopang oleh pengucuran kredit perbankan yang juga meningkat untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Dengan demikian katalis tersebut akan turut meningkatkan permintaan asuransi properti di kuartal tiga maupun sampai akhir tahun nanti.

Wakil Ketua merangkap Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang juga yakin bisnis asuransi properti ini masih akan ada peningkatan sebab premi besar terutama dari segmen korporasi akan didapat di pengujung tahun nanti.

Apalagi berbagai kebijakan dari Bank Indonesia (BI) seperti relaksasi loan to value (LTV) pun diharapkan dapat membantu menggenjot permintaan KPR yang pada akhirnya berefek positif pada asuransi properti. “Polanya memang demikian, kuartal terakhir kami melihat akan lebih banyak premi yang didapat,” jelas Trinita.

sumber: kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*