AAUI: Lini Rekayasa Masih Akan Tumbuh

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat perolehan premi sepanjang tahun lalu sebesar Rp2,58 triliun. Jika dibandingkan perolehan premi 2016 sebesar Rp2,26 triliun, maka angka perolehan pada 2017 meningkat sebesar 14,1%.

Adapun, nilai klaim pada 2017 sebesar Rp1,36 triliun, atau menurun 1,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 1,37 triliun. Sementara, rasio klaim pada 2017 sebesar 52,6% atau membaik dibandingkan dengan 2016 yang sebesar 60,8%.

Lebih lanjut, pangsa pasar lini usaha rekayasa pada 2017 sebesar 4%, meningkat dibandingkan dengan 2016 sebesar 3,7%. Sementara kontribusi klaim pada 2017 sebesar 5%, lebih rendah dari 2016 sebesar 5,1%.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menyampaikan, lini usaha rekayasa masih akan bertumbuh pada tahun ini. Proyeksi pertumbuhan didorong masih banyaknya proyek dalam tahap under construction.

“Ini pasti akan mendorong premi di asuransi engineering,” katanya, dikutip pada Senin (5/3/2018).

Lebih lanjut, dia menjelaskan polis CAR (Construction All Risks) termasuk dalam lini usaha rekayasa. Polis CAR memberikan jaminan pertanggungan mencakup kerusakan material serta kerugian pihak ketiga yang timbul akibat pekerjaan proyek tersebut.

 

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*