Ternyata Klaim Asuransi Itu Tidak Sulit

Banyak orang mempunyai persepsi bahwa mengajukan klaim asuransi itu sangat sukar sehingga membuat mereka tidak berani untuk membeli polis asuransi.  Mereka lebih memilih untuk menanggung sendiri resiko yang mungkin terjadi seperti tabrakan pada mobil atau resiko lainnya.  Namun sesungguhnya tidak semua resiko dapat ditanggung sendiri karena resiko yang ditanggung lebih besar dari pada kemampuan keuangan. Bila asuransi adalah cara untuk mengalihkan resiko yang besar dengan membayar premi yang kecil, mengapa tidak mengalihkan resiko tersebut kepada perusahaan asuransi.

Asuransi merupakan sebuah perjanjian dimana hak dan kewajiban atas Pemilik Polis (Tertanggung) dan Pemberi Asuransi (Penanggung) benar-benar diatur dengan jelas.  Di dalam polis jelas diatur bahwa Pemilik Polis berhak untuk mengajukan klaim asuransi atas kerugian yang terjadi, namun juga memiliki kewajiban untuk mengikuti prosedur klaim yang telah diatur oleh Penanggung.

Beberapa kasus klaim yang “bermasalah” biasanya disebabkan karena Tertanggung menuntut hak namun tidak mau menjalankan kewajibannya untuk mengikuti prosedur klaim yang ada. Contohnya kasus berikut ini sering terjadi :

Tertanggung telah membeli polis asuransi mobil lengkap biasa disebut all risks.  Suatu kali kaca spion mobil hilang karena dicuri seseorang tanpa sepengetahuan Tertanggung.  Kemudian Tertanggung melaporkan kejadian kepada pihak Penanggung dan pihak Penanggung meminta untuk memberikan surat lapor kepada pihak berwajib akan kejadian tersebut karena pencurian merupakan tindakan kriminal yang perlu dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan memang demikianlah prosedurnya. Namun Tertanggung tidak mau memenuhi akan hal ini karena merasa direpotkan.  Hal ini menyebabkan proses klaim menjadi tertunda-tunda sehingga terkesan lama. Seandainya Tertanggung mengikuti prosedur yang ada dengan memberikan surat lapor kepolisian atas kejadian pencurian tersebut, maka klaim tentu saja akan segera diproses dan diberikan ganti rugi sesuai dengan perjanjian yang tercantum dalam polis.

Mengajukan klaim asuransi sesungguhnya tidak rumit, namun mudah dan sederhana. Berikut beberapa cara yang bisa diikuti bila hendak mengajukan klaim asuransi sehingga pada saat klaim terjadi maka kita dapat mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. 

  1. Pastikan bahwa polis asuransi masih aktif dan sudah lunas dibayar.  Masih aktif artinya bahwa periode polis masih berjalan.
  2. Jangan menunda melaporkan kejadian kerugian yang dialami. Segera mengajukan klaim setelah peristiwa terjadi.  Melaporkan klaim tidak sulit, karena sebagian besar perusahaan asuransi menyediakan layanan hotline 24 jam yang dapat dihubungi kapan saja dan dimana saja.
  3. Saat melaporkan klaim, maka tanyakan pada petugas apa yang menjadi hak dan kewajiban.  Apa saja dokumen-dokumen yang harus dilengkapi dan fasilitas yang memang menjadi hak kita.
  4. Mendatangi kantor Pemberi Asuransi untuk menyerahkan dokumen dan mengisi formulir klaim.  Pastikan formulir klaim diisi dengan lengkap dan diisi dengan benar.  Dokumen-dokumen telah dilengkapi sesuai dengan jenis klaim yang diajukan.

Perlu juga diketahui bahwa dalam asuransi ada beberapa prosedur yang berlaku secara umum, seperti perlunya memberikan laporan yang cepat kepada perusahaan Penanggung, beberapa perusahaan menerapkan 2×24 jam.

Jangan takut membeli polis asuransi karena berpikir bahwa klaimnya sulit, setelah membaca pembahasan di atas ternyata klaim tidak sulit karena polis asuransi merupakan ikatan perjanjian yang mengandung ikatan hukum sehingga Penanggung harus memenuhi kewajibannya sesuai yang tertera dalam polis.  Bagian Tertanggung adalah mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.  Bila masing-masing pihak melakukan kewajibannya maka klaim layak untuk diproses dan ganti rugipun akan diterima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>