TPK Koja jaga Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok

Sejalan dengan harapan Pemerintah agar pelayanan di pelabuhan sebagai obyek vital tetap berjalan dengan baik, manajemen Terminal Petikemas Koja (TPK KOJA) menyatakan komitmennya menjaga kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka mendukung kegiatan perekonomian nasional.

“Pelayanan bongkar muat di TPK Koja berjalan normal, sejauh ini tidak ada kendala,” ungkap Corporate Secretary TPK Koja, Nuryono Arief, Kamis (24/8).

Arief menjelaskan, sejak 1 (satu) bulan terakhir, selain menangani bongkar muat kontainer di dermaga sendiri, TPK Koja juga diminta menangani dan memastikan atas kegiataan arus barang berjalan dengan lancar di Pelabuhan Tanjung Priok berdasarkan Surat OP no : UM.002/17/18/OP.TPK/17 .

Terminal Petikemas Koja juga bertekad menjaga produktivitas di dermaga sendiri dan terus bekerja keras mengoptimalkan produktivitas dan layanan kepada para pelanggan di dermaga utara PT JICT.

Sejauh ini, tugas yang diberikan kepada TPK Koja tersebut bisa dikerjakan dengan baik. Tentu tidak terlepas dari kerjasama dengan semua pihak di Terminal petikemas yang sahamnya dimiliki oleh Pelindo II dan Hutchison Port Indonesia (HPI).

TPK Koja membuktikan dengan pencapaian kinerja bongkar muat di dermaga utara yang sekarang menunjukkan BCH (Box Crane per Hour) begitu juga VOR (Vessel Operating Rate) membaik, terus meningkat seiring penataan lapangan sehingga proses bongkar muat menjadi lebih efisien. Tentu berdampak pada kecepatan bongkar muat.

“Kinerja terminal sudah berjalan sesuai harapan. Jika ada hal hal yang memang perlu dilakukan perbaikan, kami dengan senang hati dapat menerima masukan sehingga akan menjadi lebih baik lagi. Kerjasama kami dan PT JICT akan tetap berlangsung sampai dengan 31 Desember 2017 dan akan terus dievaluasi bersama PT JICT secara bertahap,” jelas Arief.

“Kami bermaksud menjawab berbagai informasi yang beredar, dengan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna jasa pelabuhan khususnya di TPK Koja. Kami sangat mengerti kepentingan dari para pengguna jasa,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief juga menyebutkan TPK Koja berada di peringkat 1 (satu) dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG) diantara belasan anak usaha PT. Pelindo II sepanjang tahun 2016 dan tahun 2015 .

Menurutnya, atas pencapaian score GCG merupakan buah dari kerjasama serta Komitmen yang tinggi untuk terciptanya Tata kelola yang baik antara pemegang saham, Manajemen TPK KOJA, Dewan Pengawas serta para Karyawan TPK Koja.

“Manajemen mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya pekerja TPK Koja atas kerjasama yang baik tersebut sehingga berhasil meraih posisi terbaik dalam penerapan GCG di lingkungan Pelindo II,” pungkasnya.

sumber: maritimnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>