Asuransi Bonding: Prosedur Klaim Surety Bond

asuransi suretybond_asuransipenjaminanaca
Apabila Principal tidak dapat melaksanakan pekerjaannya seperti yang telah diperjanjikannya, maka Pihak Oblegee (Pemilik Proyek) akan menuntut ganti rugi.
Dalam hal ini sesuai dengan bunyi surat jaminan, maka Pihak Penjamin (Perusahaan Asuransi) menggantikan kedudukan Principal untuk membayar ganti rugi. Selanjutnya sesuai dengan KUH Perdata Pasal 1832,, setelah pembayaran ganti rugi dilakukan oleh Perusahaan Asuransi, kemudian Perusahaan Asuransi yang bersangkutan dapat menuntut kembali kepada Principal.

Tahapan langkah-langkahnya biasanya sebagai berikut :

1. Pihak Obligee mengajukan klaim kepada Surety Company.

2. Melampirkan dokumen sbb. :
–  Sertipikat asli Surety Bond
–  Surat-surat peringatan dari Obligee kepada Principal
–  Pemutusan Hubungan kerja dari Obligee.

3. Pihak Surety Company menghubungi Principal , mengecek kebenarannya, dan kesanggupan pertanggungjawabannya.

4. Pihak Surety Company menghubungi Obligee dan jika perlu sekaligus mengadakan rapat segitiga membicarakan jumlah kerugian yang dialami Obligee serta perhitungan pekerjaan yang sudah dikerjakan Pihak Principal.

5. Pembayaran ganti kerugian dari Surety Company kepada Obligee.

6. Penggantian kembali (recovery) dari Principal kepada Surety Company.

sumber: akademi asuransi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>